Kami adalah penyedia jasa penerbitan dan percetakan yang telah beroperasi sejak tahun 2016, dan bergabung menjadi anggota IKAPI dengan nomor 258/JTE/2023. Jika Anda memiliki naskah yang masih nganggur, daftar dan terbitkan bukumu sekarang !!!LIHAT PAKET TERBIT- Menulis Untuk Kemanfaatan -

Sosioepidemiologi Untuk Pengendalian Leptospirosis Di Kawasan Banjir Rob


Sosioepidemiologi 

Untuk Pengendalian Leptospirosis Di Kawasan Banjir Rob

Penulis : 

Dr. Risna Endah Budiati,S.K.M.,M.Kes.(Epid), Prof. Dr. dr. Soeharyo Hadisaputro,Sp.PD,K-PTI,FINASIM, dr. Mateus Sakundarno Adi,M.Sc.,Ph.D.

Tebal : 102 hlm

Ukuran : 14,5 x 20,5 cm

Harga : 60.000

ISBN : 978-623-8043-75-0



Leptospirosis merupakan salah satu penyakit zoonosis yang masih menjadi permasalahan kesehatan penting di Indonesia. Tingginya angka kejadian penyakit ini, terutama di kawasan dengan sanitasi buruk dan genangan banjir rob, menunjukkan perlunya pendekatan yang komprehensif. Oleh karena itu, konsep sosioepidemiologi ditawarkan sebagai kerangka untuk memahami interaksi antara faktor sosial, perilaku, dan lingkungan dengan dinamika penyebaran penyakit leptospirosis.

Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan antara kondisi sosial masyarakat, pola perilaku, dan faktor lingkungan dalam pengendalian leptospirosis. Selain itu, buku ini juga ditujukan sebagai referensi bagi mahasiswa, peneliti, praktisi kesehatan masyarakat, maupun pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dan berbasis bukti.

Banjir rob secara khusus diartikan sebagai banjir yang diakibatkan oleh air laut yang menggenangi daratan yang lebih rendah, diperparah dengan curah hujan tinggi di daratan yang menyebabkan air melambat mengalir ke laut yang hasilnya akan mengakibatkan air tertahan dalam waktu yang relatif lama di daratan pesisir pantai

Leptospirosis adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini sering terjadi di daerah yang terkena banjir, genangan air, atau lingkungan dengan sanitasi buruk.

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, baik secara individu maupun bersama-sama, demi meningkatkan kualitas hidup.

Efikasi diri adalah kemampuannya untuk berhasil melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks banjir rob yang rutin terjadi di Demak, efikasi diri memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk bagaimana individu merespons situasi stres, mempersiapkan diri menghadapi bencana, serta mampu bangkit dari tekanan dan tantangan yang dihadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Tersedia ads left available col-xs-12 col-sm-6 img-16-9

Iklan Tersedia <a href="wAC">ads left available col-xs-12 col-sm-6 img-16-9</a>
SPACE IKLAN - B1
10k / bulan
25k / 3 bulan

Iklan Tersedia ads right unavailable col-xs-12 col-sm-6 img-16-9

Iklan Tersedia <a href="wAC">ads right unavailable col-xs-12 col-sm-6 img-16-9</a>
SPACE IKLAN - B2
10k / bulan
25k / 3 bulan

Mungkin Kamu Sukacol-xs-12 col-sm-12 col-md-12 col-lg-10 col-lg-offset-1

8/grid/random/1-1/640