Moderasi Beragama Perspektif Kalam dan Filsafat
Penulis: Moh Muhtador, Muhamad Hasan Asyadily
Tebal: 71 halaman
Ukuran: 14,5 cm x 20,5 cm
Harga: 50.000
QRCBN: 62-250-2085-437
Moderasi beragama sebenarnya bukan hal baru, masyarakat Indonesia memiliki modal sosial dan kultural yang cukup mengakar dengan terbiasa bertenggang rasa, toleran, menghorma persaudaraan, dan menghargai keragaman. Nilai-nilai fundamental seper itulah yang menjadi fondasi dan filosofi masyarakat di Nusantara dalam menjalani moderasi beragama. Nilai itu ada di semua agama karena semua agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan (Kemenag, 2019). Moderasi harus dipahami sebagai komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan, seap warga masyarakat, apa pun suku, etnis, budaya, agama, dan bahasa harus dapat saling mendengarkan satu sama lain, serta saling belajar melah kemampuan mengelola dan mengatasi perbedaan. Moderasi beragama berkaitan erat dengan menjaga kebersamaan dengan memiliki sikap tenggang rasa, toleransi dan saling menghargai yang merupakan warisan leluhur yang mengajarkan kita untuk saling memahami dan ikut merasakan satu sama lain yang berbeda dengan kita (Kemenag, 2019).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar